Kebijakan EV Indonesia Mendorong Taruhan Teknologi Bersih $14B, dan Lainnya
/ Wawasan / Artikel / Kebijakan EV Indonesia Mendorong Taruhan Teknologi Bersih $14B, dan Lainnya

Kebijakan EV Indonesia Mendorong Taruhan Teknologi Bersih $14B, dan Lainnya

Dipublikasikan pada: 1 Agu 2025 | Penulis: Marketing & Communications

Pasar kendaraan listrik (EV) Indonesia kian melaju. Penjualan EV domestik melonjak 73% dari 2023 ke 2024, didorong oleh Kebijakan EV Indonesia, insentif, dan meningkatnya permintaan konsumen. Total 37,619 EV terjual pada 2024, setara 6.25% dari seluruh penjualan kendaraan penumpang—naik tajam dari hanya 2.12% pada 2023.

Didukung kebijakan ini, pemerintah menargetkan 2 juta EV mengaspal pada 2025, kemudian meningkat menjadi 12 juta kendaraan roda dua dan 2 juta kendaraan listrik berbasis baterai pada 2030. Beragam pembebasan pajak, termasuk keringanan PPN dan pajak penjualan atas barang mewah, membuat EV semakin terjangkau, sementara target yang jelas mendorong produsen otomotif berinvestasi di dalam negeri.

Read Also: Bagaimana Lonjakan Adopsi EV di Indonesia Mengubah Arah Perkembangan

Kebijakan EV Indonesia: Target Iklim Ambisius dan Sasaran Energi Terbarukan

Indonesia telah berkomitmen mencapai emisi net-zero pada 2060, meski momentum untuk memajukan target tersebut ke 2050 kian menguat. Hingga 2023, energi terbarukan baru menyumbang 13% dari bauran energi nasional, jauh di bawah target 23% untuk 2025.

Potensinya sangat besar, dengan lebih dari 400 GW potensi energi terbarukan, termasuk 200 GW dari surya, 75 GW dari tenaga air, dan 29 GW dari sumber panas bumi. Namun, baru 11% dari cadangan panas bumi Indonesia sebesar 23.6 GW yang dimanfaatkan saat ini—menunjukkan Indonesia baru mulai menggarap potensi tersebut.

Kebijakan EV Indonesia Memacu Investasi dan Pertumbuhan Rantai Pasok

Dorongan menuju energi bersih menarik modal lokal maupun internasional. Indonesia menargetkan investasi energi terbarukan sebesar $14.2 miliar pada 2025, naik 28% dibanding target $1.4 miliar yang ditetapkan untuk 2024.

Di sektor EV, produsen otomotif asing seperti Hyundai, BYD, dan Wuling mulai membangun pabrik, tertarik oleh cadangan nikel Indonesia yang besar serta dukungan kebijakan. Perkembangan ini mendukung target Indonesia menjadi produsen baterai listrik terbesar ketiga pada 2027, sekaligus menjadikannya pemain global dalam rantai pasok EV.

Pertumbuhan Infrastruktur: Terus Melaju Meski Ada Hambatan

Bagian besar dari kebijakan EV Indonesia adalah membangun infrastruktur yang memadai. Indonesia menargetkan 2,500 stasiun pengisian daya pada 2025 dan 7,000 pada 2030, meningkat dari hanya 961 stasiun penukaran baterai pada 2022. Setiap stasiun pengisian daya publik membutuhkan biaya lebih dari IDR 342 juta (USD 21,859), dengan tarif bagi pengguna dibatasi untuk mendorong adopsi.

Namun, tantangan masih ada. Batu bara masih menyumbang 43% dari bauran listrik, dan meski target ingin menurunkannya menjadi 30% pada 2025, angka ini tetap menjadi hambatan besar. Selain itu, lebih dari 10,000 desa masih belum berlistrik, menimbulkan kekhawatiran soal akses energi yang berkeadilan seiring berjalannya transisi.

Read Also: Telusuri Proyek Hilirisasi Baterai EV Indonesia untuk Inovasi Berkelanjutan

Kepemimpinan Regional dan Visi Energi Hijau dalam Kebijakan EV Indonesia

Dengan eksekusi yang tepat, Indonesia berpeluang menjadi pusat energi hijau untuk Asia Tenggara. Pada 2050, jika dikembangkan sepenuhnya, energi terbarukan dapat memasok dua pertiga kebutuhan listrik nasional. Indonesia juga ingin menangkap peluang dari proyeksi permintaan Asia sebesar 300 million-tonne per tahun untuk hidrogen hijau pada 2050, sehingga memposisikan diri sebagai pemain kunci di pasar yang sedang tumbuh ini.

Kebijakan EV Indonesia hanyalah satu bagian dari teka-teki yang lebih besar, tetapi terbukti efektif. Dengan mengombinasikan dukungan pemerintah yang kuat, investasi asing, dan sumber daya alam, Indonesia sedang menyiapkan fondasi untuk masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan—bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga bagi kawasan.

Buka potensi bisnis Anda di pasar yang dinamis bersama layanan konsultasi ahli kami.

Dengan lebih dari 40 tahun keunggulan, kami menghadirkan solusi inovatif yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Hubungi Kami Hari Ini
Hubungi Kami Hari Ini

/ Hubungi Kami

Mari diskusikan bagaimana kami dapat mendukung rencana ekspansi pasar Anda di Indonesia.

 

  • Tidak ada hasil ditemukan

Situs ini dilindungi oleh reCAPTCHA dan Google Kebijakan Privasi dan Ketentuan Layanan berlaku.